Pada 20 Mei 2008, genap seratus tahun kebangkitan nasional. Penandanya adalah pendirian “Boedi Oetomo” oleh para mahasiswa kedokteran di Jakarta, STOVIA.
Dengan latar belakang priyayi dari para pengurus dan anggota, Boedi Oetomo banyak mendapat dukungan kraton. Namun, justru keterikatan tradisional macam inilah yang belakangan dianggap membuat Boedi Oetomo terlampau konservatif. Terlepas dari itu semua, harus diakui bahwa Budi Utomo berjasa menyalakan inspirasi soal nasionalisme.
